10.437 Calon Mahasiswa Mengikuti Tes UM-PTKIN di UIN Raden Fatah Palembang
Saturday,26 May 2018 , Berita Kampus
10.437 Calon Mahasiswa Mengikuti Tes UM-PTKIN di UIN Raden Fatah Palembang

Suasana di salah satu ruang tes UM-PTKIN UIN Raden Fatah Palembang

Selasa, (22/5/18)

 

 

 

UIN RF-FEBI news |Tes Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) diadakan pada tanggal 22 Mei 2018 secara serempak di seluruh Indonesia. Tes tersebut merupakan ujian tertulis dengan berbasis Computer-Based Test (CBT) dan Paper-Based Test (PBT).

 

 

 

Seleksi di UIN Raden Fatah dimulai pada pukul 08.00 WIB sampai pukul 11.30 WIB yang dijeda selama45 menit untuk istirahat. Dr. Ismail Sukardi, M.Ag. selaku ketua Panitia UM-PTKIN mengatakan bahwa “Tes UMPTKIN dilakukan di 222 lokal ujian di 18 gedung terpisah yang tersebar di UIN Raden Fatah. Tahun ini dari 10.437 pendaftar, dan hanya 960 orang calon mahasiswa yang akan diterima, tetapi jika peserta yg sudah lulus di jalur SPANTKIN banyak yang tidak daftar ulang maka kuota UMPTKIN bias bertambah sampai 1.009 orang calon mahasiswa” Tambahnya.

 

 

 

Selain itu, Mail Hilian Batin, SEI.,ME.  Sebagai salah satu pengawas ujian mengatakan bahwa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) ini merupakan salah satu pilihan favorit para pendaftar selain Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, karena jurusan Ekonomi memang banyak diminati apalagi UIN menambahkan ilmu keagamaan di dalamnya sehingga hal ini bias menjadi nilai tambah bagi mahasiswanya. “Alhamdulillah ujian berjalan dengan lancar, hanya ada sedikit masalah seperti kertas ujian yang kosong serta peserta yang kebingungan karena mencari ruang ujian sebab ruangan awal dimulai dari lantai atas bukan dari lantai dasar, selain itu tidak ada hal lain yang mengganggu. Lalu, untuk pengumuman hasil ujiannya akan diumumkan pada tanggal 10 Juli 2018 pukul 10.00 WIB yang dapat dilihat pada http://pengumuman.um-ptkin.ac.id”  Tambahnya.

 

 

 

Sementara itu, salah satu peserta UM-PTKIN yakni Muhammad Muslim menyatakan alas an ia memilih UIN Raden Fatah sebagai kampus impiannya karena di samping mempelajari ilmu umum ia ingin mendalami ilmu agama. “Selama ujian berlangsung saya sempat mengalami sedikit kesulitan, tetapi karena saya benar-benar ingin berkuliah di UIN ini, maka saya sudah mempersiapkannya dari beberapa minggu sebelum ujian” Tuturnya.

 

 

 

Reporter          : Robi’atul Adawiyah, Nurfala Safitri, dan Hestiana

Editor              : Sylvia Meirisa Putri

 



Link Internal